Beberapa tahun terakhir bekerja di coworking space, virtual office dan serviced office semakin umum ditemukan di dunia kerja. Tempat-tempat tersebut biasanya digunakan karyawan start-up, agensi digital, dan orang-orang yang bisa melakukan pekerjaannya secara remote. Selain itu, perusahaan atau pelaku bisnis yang belum punya kantor tetap pun kerap memanfaatkannya untuk bekerja.
Tak hanya itu, ada juga beberapa konsultan di Indonesia yang memakai coworking space, virtual office, maupun serviced office untuk kebutuhan tertentu. Lantas apa saja perbedaan ketiga tempat tersebut?

  1. Coworking space
    Dibandingkan jenis kantor lainnya, coworking space merupakan jenis yang punya konsep paling kasual atau santai. Faktor ini pula yang membuat coworking space digemari karyawan dari industri kreatif hingga pekerja lepas (freelancer) yang membutuhkan tempat atau alamat tetap. Kadang ada yang menyewanya untuk kegiatan workshop atau seminar.
    Sebagian besar coworking space menyediakan fasilitas-fasilitas seperti meja dan kursi, pantri untuk menyiapkan makanan dan minuman, toilet, serta koneksi internet dari Wi-Fi. Anda biasanya diminta mendaftar terlebih dulu kalau ingin menggunakan fasilitas coworking space dalam jangka waktu tertentu, sehingga aksesnya bisa lebih leluasa.
  2. Virtual office
    Walau baru populer belakangan ini, sebenarnya virtual office sudah eksis sejak tahun 2000-an. Dalam daftar coworking space, virtual office dan serviced office, tempat ini hanya digunakan untuk keperluan administratif. Selain itu fasilitas yang ditawarkan virtual office mencakup nomor telepon unik, resepsionis, hingga kebutuhan untuk korespondensi.
    Keunggulan yang ditawarkan virtual office terletak pada tarif sewanya yang lebih terjangkau. Untuk bersaing dengan coworking space yang makin diminati, kantor ini juga mulai menyediakan fasilitas seperti pantri hingga rapat. Perusahaan skala kecil dan menengah yang membutuhkan fasilitas tambahan dengan harga murah pun mengincar virtual office untuk memenuhi kebutuhan.
  3. Serviced office
    Serviced office terbilang lebih lengkap dibandingkan virtual office dan coworking space. Pasalnya kantor ini menyuguhkan fasilitas premium seperti peralatan elektronik (komputer dan printer), office boy atau girl, pantry atau dapur kecil, sampai perabot mewah. Perusahaan yang punya anggaran besar biasanya akan memilih serviced office berkat kelengkapan tersebut.
    Jika dibandingkan dengan kantor konvensional, serviced office memang lebih mahal. Akan tetapi keberadaannya menjadi solusi tepat untuk Anda yang belum mampu membeli gedung khusus atau menyewanya. Malah serviced office mempekerjakan beberapa tenaga lepas yang bisa perusahaan manfaatkan dalam jangka waktu tertentu untuk menuntaskan sejumlah pekerjaan.

Nah, dari penjelasan di atas, Anda bisa mendapatkan gambaran seputar opsi kantor altenatif yang dapat disesuaikan kebutuhan maupun bujet. Semoga setelah mengetahui perbedaan coworking space, virtual office dan serviced office Anda bisa menentukan jenis kantor yang memenuhi standar.