Kredibilitas bisnis merupakan hal penting yang perlu diperoleh dan dipertahankan bisnis lewat kepercayaan klien, pelanggan, mitra bisnis, maupun sumber daya keuangan/ Hal ini berlaku bagi bisnis dari segala jenis, sektor industri, hingga skalanya. Artinya, Anda yang punya bisnis UKM juga perlu memerhatikan hal ini.

Terlebih, mendapatkan kredibilitas bisa jadi merupakan hal yang cukup menantang bagi bisnis UKM, terutama yang masih berusia muda dan tengah berkembang. Meski demikian, bukan berarti tidak ada solusi yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya, ya! Berikut ini adalah 7 langkah yang dapat Anda terapkan untuk meningkatkan kredibilitas usaha kecil maupun menengah yang tengah Anda kembangkan.

  1. Memiliki Website Bisnis yang Profesional
    Di era modern saat ini, website telah berkembang menjadi business representative usaha di dunia digital. Bahkan, tak jarang lagi bagi para konsumen untuk mencari informasi atau mengunjungi website terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi sebelum mengunjungi kantor atau toko, terutama mereka yang berdomisili di luar kota.
    Karenanya, sekadar memiliki website saja saat ini tidaklah cukup. Sebab, website bisnis UKM Anda juga harus mampu menyediakan segala informasi penting terkait usaha serta produk yang dijalankan, serta penampilan yang terlihat menarik dan profesional. Untungnya, Anda sekarang bisa manfaatkan jasa pembuatan website perusahaan dengan mudah dan sesuai dengan anggaran.
  2. Media Sosial yang Terintegrasi
    Selain website, pemasaran bisnis UKM juga bisa memanfaatkan media sosial dengan tujuan untuk menjadi ruang di mana bisnis bisa berinteraksi dengan bisnis. Nah, agar interaksinya menarik dan mampu memikat konsumen, Anda perlu sediakan foto yang berkualitas, termasuk foto produk, menambahkan deskripsi yang jelas, hingga alamat tautan yang jelas untuk layanan pelanggan maupun pembelian.
  3. Cantumkan Nomor Layanan Pelanggan
    Nomor layanan pelanggan alias customer service (CS) perlu dicantumkan dengan jel;as baik di website maupun media sosial. Tujuannya jelas, yaitu untuk mempermudah konsumen dalam melakukan interaksi secara langsung dengan bisnis, termasuk menghilangkan keraguan mereka terhadap risiko bahwa bisnis Anda tidak profesional, atau malah dianggap bisnis bohongan.
  4. Cantumkan Alamat Tempat Usaha
    Selain mencantumkan nomor kontak, pastikan bahwa Anda juga mencantumkan alamat tempat usaha, terutama di website. Hal ini perlu dilakukan untuk menambah keyakinan konsumen atau pihak-pihak terkait yang membutuhkan jasa maupun produk usaha Anda bahwa bisnis tersebut memang resmi dan memiliki alamat kantor usaha yang jelas.
  5. Cantumkan Alamat Email Bisnis
    Memiliki dan menggunakan alamat email untuk kebutuhan bisnis memang bukan hal yang asing lagi untuk dilakukan di era modern seperti saat ini. Hanya saja, jika Anda benar-benar ingin meningkatkan kredibilitas bisnis Anda, sebaiknya gunakan alamat email dengan domain yang sama dengan alamat website bisnis UKM Anda. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kesan profesional dan terpercaya terhadap bisnis Anda. Meski demikian, tentu saja keputusan ini perlu dibuat apabila Anda memang sudah merasa ini waktu yang tepat untuk menerapkan kebijakan ini, ya! Artinya, sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan bisnis Anda juga.
  6. Desain Kartu Nama yang Profesional dan Representatif
    Meskipun era sekarang ini merupakan era digital, promosi secara langsung atau offline lewat tatap muka juga masih memiliki dampak besar, terutama untuk bisnis UKM. Karenanya, dalam menunjang aktivitas promosi atau pemasaran langsung secara offline, persiapkan juga kartu nama yang punya desain dan tampilan dengan kesan representatif dan profesional. Cantumkan dengan jelas nama bisnis UKM Anda, alamat, nomor kontak, serta nama pemilik atau nama manajer yang terkait dengan tujuan dari kartu nama tersebut.
  7. Turun Tangan dalam Aktivitas Promosi
    Tak jarang, sebagai pemilik bisnis UKM, Anda juga dituntut untuk ikut terlibat dalam aktivitas operasional usaha. Apabila kondisi usaha Anda memang masih melibatkan peran aktif Anda dalam kegiatan operasional maupun pemasaran, pastikan bahwa Anda melibatkan diri Anda secara proporsional. Maksudnya, laksanakan tugas tersebut sebagaimana layaknya seorang staf pemasaran atau penjualan yang profesional dan berikan pelayanan yang terbaik bagi para konsumen.

Ingat bahwa konsumen merupakan fokus utama dalam bisnis saat ini. Artinya, sebuah bisnis harus mampu mengetahui kebutuhan maupun permasalahan konsumen, dan menyediakan produk jasa maupun barang yang menjadi solusinya.