Di tengah munculnya tren karier yang baru seperti misalnya data scientist, data analysis, spesialos SEO, digital marketing, dan titel-titel karier lainnya yang terdengar keren dan lebih modern, menjadi seorang akuntan mungkin bukan pilihan karier yang cukup menarik bagi Anda. Tapi jangan salah, menjadi seorang akuntan atau bekerja di karier bidang keuangan masih sangat relevan di dunia industry modern zaman sekarang. Bahkan ketika pekerjaan akuntansi sudah bisa dibantu dengan aneka macam teknologi dan aplikasi yang menyederhanakan pekerjaan seorang akuntan, perusahaan akan tetap membutuhkan pegawai yang memiliki keahlian dasar yang kuat dalam dunia keuangan dan akuntansi. Berikut adalah alasan-alasannya mengapa akuntansi masih bisa jadi jalur karier yang sangat menjanjikan dan bisa Anda tekuni terutama bagi Anda yang suka berkutat dengan angka-angka.

Peluang lapangan kerja masih sangat luas

Setiap perusahaan tentunya membutuhkan manajemen keuangan yang rapi dan dikerjakan oleh orang-orang yang memang bisa lebih detail dalam berurusan dengan angka. Posisi sebagai akuntan adalah hal yang sangat krusial dibutuhkan oleh perusahaan. Masih banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga akuntannya sendiri untuk mengolah data keuangan perusahaan yang sifatnya rahasia. Anda juga bisa bekerja atau bahkan menjadi konsultan akuntansi yang menawarkan jasanya kepada perusahaan-perusahaan yang memilih untuk memberikan pekerjaan akuntansi secara outsourcing. Keahlian akuntansi adalah keahlian yang permintaannya masih cukup tinggi di dunia industri.

Keahlian yang sulit digantikan

Revolusi Industri 4.0 akan menghasilkan banyak bidang kerja yang baru, namun tidak dipungkiri akan banyak pula pekerjaan yang bisa digantikan oleh teknologi dan mesin. Namun untuk bidang akuntansi akan sulit digantikan oleh robot karena akuntansi tidak hanya membutuhkan keahlian teknis dalam hitung menghitung, membuat laporan, melakukan input data, dan sebagainya. Sebagai akuntan Anda akan dituntut untuk memiliki kemampuan organisasi dan manajemen yang baik, berinteraksi secara sosial, membangun hubungan yang empatik dengan klien terutama jika Anda bekerja di bidang jasa konsultan, dan sebagainya di mana hal-hal tersebut sampai saat ini masih belum bisa digantikan oleh mesin.

Penghasilan yang cukup tinggi

Karier di bidang akuntansi merupakan karier yang memiliki tangga, artinya seiring dengan peningkatan keahlian dan pengalaman yang Anda miliki sebagai akuntan maka Anda pun bisa berpeluang untuk meningkatkan karier. Untuk yang belum memiliki pengalaman biasanya akan ditempatkan sebagai staff, kemudian Anda bisa menjalani pelatihan, kursus, dan memiliki prestasi sendiri untuk bisa naik jabatan untuk menjadi manajer. Bukan tidak mungkin Anda bisa jadi direktur keuangan jika memang keahlian dan pencapaian dalam bidang akuntansi membuat Anda jadi SDM yang berkompeten untuk menduduki posisi tersebut. Tentunya dengan titel jabatan yang naik, penghasilan pun akan tinggi. Karier di bidang keuangan merupakan salah satu karier dengan pendapatan yang paling tinggi di banding bidang lain.

Peluang karier yang cukup bervariasi

Menjadi seorang account officer bukanlah satu-satunya jalur karier yang bisa Anda ambil jika memiliki latar belakang atau kompetensi di bidang akuntansi. Anda bisa menjadi seorang financial analyst, chief financial officer, konsultan pajak, akuntansi forensic untuk mendeteksi adanya tindakan kriminal di sektor keuangan, dan sebagainya. Ingin memiliki bisnis sendiri? Anda bisa mendirikan bisnis yang bergerak di bidang jasa konsultasi di mana orang bisa mengkonsultasikan finansial mereka kepada Anda baik untuk kebutuhan pribadi maupun untuk kebutuhan pajak. Jika Anda ingin membuka bisnis sendiri di bidang jual belai barang maka Anda memiliki kelebihan dasar keuangan yang cukup kuat terutama untuk budgeting dan memastikan cash flow mengalir dengan seimbang.

Akuntan pun punya banyak ruang untuk berkembang

Untuk bisa menduduki posisi keuangan di sebuah perusahaan maka biasanya yang dibutuhkan adalah latar belakang pendidikan formal yang berhubungan dengan akuntansi karena posisi ini membutuhkan keahlian praktis. Namun bagi Anda yang memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang non-keuangan maka Anda bisa mengikuti berbagai macam pendidikan non formal seperti pelatihan, kursus, sertifikasi, dan sebagainya. Banyak pelatihan keuangan atau akuntansi yang terbuka untuk umum apapun latar belakang pendidikan maupun pekerjaan Anda. Anda juga bisa memilih kelas pelatihan atau kursus akuntansi yang dilakukan secara online sehingga belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan materi yang bisa dipilih sendiri.